tangisan, teriakan yang ku dengar
ketakutan kecemasan yang mencekam
tangisan merajalela mengisi hari-hari Gaza
tanpa tahu apakah nafas esok masih kan berhembus
kekejaman yang tiada terkira menindas
merajam, mencemo'oh manusia gaza
manusia-manusia berteriak dalam dentuman
manusia-manusia menjerit dalam tikaman mangsanya
hewan-hewan tiada peduli karna nafsu
tiada peduli pada setiap yang bernafas
ooh malangkah engkau manusia dalam sangkar binatang buas
ooh sedihnya engkau dalam jebakan hewan biadab
perut-perut kenyang tapi tak selesai
nafsu-nafsu membakar manusia menjadi hewan
menghancurkan peradaban manusia yangt beradab
hewan-hewan telah mencapai saat kemajuannya
api telah mereka kendalikan panah telah mereka luncurkan
walau manusia meluncurkan panahnya dengan akut
tapi belum sanggup menahan panah-panah hewan
ingatlah akan bahaya kemajuan kekuatan hewan-hewan
manusia bagaikan titk bagi sasaran panah-panah hewan
menghancurkan manusia-manusia digaza
membangun populasi hewan dinegri manusia
inilah saatnya manusia membangun kekuatannya
inilah saatnya manusia merebut gaza dari hewan-hewan
mereka adalah hewan yang tak berhati dan layak tuk dijinakkan
manusia memiliki hati yang dapat menjinakkan hewan
manusia memiliki akal yang dapat menghanguskan hewan
hai manusia telah terlalu lama kau beri mereka hatimu
tidakkah bosan akalmu berdiam tak bergerak
gerakkan akalmu, lawan mereka, sirnakan mereka
hancurkan mereka dengan akalmu
cukupkan hatimu hingga mereka bertekuk lutut
Kamis, 26 Februari 2009
Langganan:
Postingan (Atom)